China Bela Mojtaba Khamenei Tolak Upaya Israel Menargetkan Pemimpin Baru Iran
Ruang Luwuk – China Bela Mojtaba Khamenei menyatakan dukungannya terhadap penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran. China juga secara tegas menolak setiap upaya luar negeri yang mencoba menargetkan dirinya, termasuk ancaman militer dari Israel.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyebut penunjukan Mojtaba sebagai keputusan internal Iran yang berdasarkan konstitusi dan merupakan urusan domestik negara tersebut.
China Kritik Ancaman Israel, Bela Mojtaba Khamenei Sebagai Kepala Negara
Beijing menanggapi ancaman militer dari Israel yang menyatakan akan menargetkan siapa pun yang menggantikan almarhum Ayatollah Ali Khamenei, termasuk Mojtaba Khamenei. China menegaskan bahwa setiap tindakan militer terhadap pemimpin baru Iran akan menjadi pelanggaran terhadap prinsip kedaulatan negara yang merdeka.
Juru bicara Foreign Ministry China menegaskan bahwa keputusan Iran menunjuk Mojtaba sebagai Pemimpin Tertinggi merupakan keputusan internal yang sah, sehingga negara lain tidak seharusnya ikut campur dalam urusan domestik ini. Pernyataan ini mencerminkan posisi Beijing yang ingin menjaga stabilitas dan hubungan bilateral dengan Iran di tengah konflik regional yang memanas.
Baca Juga: Tolak Kapal Bantuan Inggris Trump Tak Butuh Orang yang Gabung Setelah Kita Menang
Reaksi Beijing Usai Penunjukan Mojtaba Khamenei: Tolak Intervensi terhadap Pemimpin Baru Iran
China Tegaskan Tolak Upaya Targetkan Mojtaba Khamenei, Serukan Penghormatan Kedaulatan
China menyebut masalah tersebut sebagai isu internal Iran dan menuntut semua negara menghormati kedaulatan serta integritas negara tersebut.
Beijing Lawan Ancaman Israel, Dukung Pemilu Internal Iran yang Angkat Mojtaba Khamenei
China juga menyatakan bahwa proses pemilihan pemimpin baru di Iran mengikuti konstitusi dan hukum internal mereka sendiri.




