Ruang Luwuk – Aksi Damai Tanjung Sari berlangsung di Pengadilan Negeri Luwuk dan menarik perhatian masyarakat setempat. Ratusan warga Desa Tanjung Sari datang secara berkelompok untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait persoalan hukum yang tengah berjalan. Warga memilih jalur damai sebagai bentuk penghormatan terhadap proses hukum dan ketertiban umum.

Sejak pagi hari, peserta Aksi Damai Tanjung Sari berkumpul di sekitar area PN Luwuk. Mereka membawa spanduk dan poster berisi tuntutan serta harapan agar majelis hakim mempertimbangkan rasa keadilan masyarakat. Warga menyampaikan aspirasi secara terbuka melalui orasi yang berlangsung tertib dan terkoordinasi.
Baca Juga : Wakil Ketua PN Luwuk Tegaskan Belum Ada Permohonan Eksekusi
Koordinator aksi mengarahkan massa agar tetap menjaga ketenangan selama kegiatan berlangsung. Para peserta menyuarakan pendapat dengan bahasa santun dan menghindari tindakan provokatif. Sikap ini menunjukkan kedewasaan warga dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik tanpa mengganggu aktivitas peradilan.
Aparat kepolisian dan petugas keamanan PN Luwuk turut mengawal jalannya Aksi Damai Tanjung Sari. Mereka mengatur arus lalu lintas dan menjaga situasi tetap kondusif. Sinergi antara aparat dan warga membuat aksi berjalan lancar tanpa insiden berarti.
Warga Tanjung Sari berharap aksi damai ini dapat membuka ruang dialog dan memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang mereka hadapi. Mereka menilai kehadiran langsung di PN Luwuk sebagai bentuk kepedulian terhadap penegakan hukum yang adil dan transparan. Aspirasi tersebut mencerminkan keinginan masyarakat agar keputusan hukum mempertimbangkan dampak sosial yang lebih luas.
Melalui Aksi Damai Tanjung Sari, warga menegaskan komitmen untuk terus mengawal proses hukum secara damai dan bermartabat. Mereka mengajak seluruh pihak menghormati mekanisme hukum yang berlaku sambil tetap menjunjung nilai keadilan. Aksi ini menjadi contoh partisipasi masyarakat yang aktif, tertib, dan bertanggung jawab dalam kehidupan berdemokrasi.





